
Tim ICARE dan Bank Dunia Lakukan Monev dan Surface Survey Mission di Lokasi ICARE Kalimantan Barat
BSIP Kalimantan Barat merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) pelaksana program ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment) Kementerian Pertanian Tahun 2023 – 2027 dengan komoditas jeruk dan padi di Kabupaten Sambas melalui dukungan Bank Dunia/World Bank.
Dalam mendukung keberjalanan program ICARE di Kalimantan Barat, Selasa (3/12), Tim Project Management Unit (PMU) ICARE -BSIP dan World Bank melakukan Monev and Surface Survey Mission di Lokasi ICARE di Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Adapun Lokasi yang di kunjungi yaitu Kebun Demfarm Budidaya Jeruk Terstandar yang berlokasi di Desa Pangkalan Kongsi dan turur dihadiri oleh 18 orang petani kooperator. Selanjutnya, melakukan pertemuan bersama 7 Koperasi Dampingan ICARE yang dipusatkan pada Koperasi Sungai Kelambu Sejahtera, desa Sungai Kelambu.
Dalam acara Monev tersebut, turut hadir Plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Koordinator BPP Kecamatan Tebas, PPL di 10 desa CP/CL, Pengurus di 7 Koperasi, Site Manager serta Fasilitator Lapangan. Tim juga meninjau Lokasi OPLAH di desa Sungai Kelambu dan RMU Koperasi Tebas Gemilang Jaya, serta meninjau Lokasi OPLAH di desa Tebas Sungai.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan A. Mubarak, S.T.P., M.Si., mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim PMU dan World Bank di Kecamatan Tebas, dengan kunjungan tersebut tentu mendapat sebuah kejelasan tahapan dari sebuah program ICARE, terutama pengembangan komoditas jeruk dan padi melalui rencana bisnis koperasi.
"Terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak World Bank atas respon baiknya terhadap potensi pertanian yang ada di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas, " tambahnya.
Program ICARE juga didorong untuk dapat mendukung ketahanan pangan melalui Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah) sebagai upaya peningkatan produktivitas tanaman padi. Koperasi yang telah dibentuk selama program ICARE berjalan juga diharapkan menjadi wadah/sarana petani dan stakeholder terkait lainnya untuk mengembangkan komoditas unggulan tersebut. Tidak hanya itu, sejalan dengan program pemerintah, ICARE juga mengajak generasi muda/petani milenial untuk berperan aktif membangun pertanian salah satunya melalui koperasi petani dan budidaya pertanian dengan penerapan alat dan mesin pertanian.