
BSIP Kalbar Ikuti Seminar Hasil Percepatan Pembangunan Peternakan Kalimantan Barat Hari Kedua
Pontianak (18/12), Bidang Peternakan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Propinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Seminar Hasil Percepatan Pembangunan Peternakan Hari Kedua. Dalam hal ini, BSIP Kalimantan Barat yang diwakili oleh LM. Gufroni AR, S.Pt., MP., diundang untuk memberikan masukan dan penguatan materi sesuai dengan kompetensi dan kapasitas instasnsi pada kegiatan tersebut.
Pada Seminar Hasil Hari ke-2 ini, BSIP Kalimantan Barat meyampaikan beberapa kontribusi pemikiran dalam kegiatan tersebut. Pada kegiatan Roadmap Pengembangan Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit, Bapak Roni menyarankan perlu modifikasi skor penilaian untuk potensi hutan dan kemiringan lahan, penjabaran procurement roadmap, proyeksi luas areal dan populasi ternak, serta potensi peningkatan kualitas pasture ekstensifikasi melalui manajemen pasture yang baik. Untuk Analisis Kelayakan Investasi Sapi Perah dan Sapi Potong.
BSIP Kalbar merekomendasikan perbaikan kualitas pasture untuk peningkatan efisiensi, integrasi agroforestry, tambahan mekanisasi untuk pasture dan silase, transfer teknologi sapi perah ke petani dan rekomendasi ternak perah untuk daerah tropis. Untuk Daya Dukung Produksi Daging, Susu dan Telur mendukung Program Makan Bergizi Gratis, BSIP Kalbar telah memberi masukan diperlukan informasi distribusi proporsi daging sapi, daging ayam, telur dan susu. Perlu dipertimbangkan sensitifitas bahan makanan asal ternak dengan komplementer seperti ikan yang potensinya besar di Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan ini juga telah ditandatangani kesepakatan kerja sama antara Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dengan PT. Satwa Borneo Jaya untuk menyediakan bibit unggas local, melakukan bimbingan dan pendampingan dengan peternak di tingkat desa.